jOoLLyJoYboOm

semua bunga esok hari ada dalam benih hari ini. semua hasil esok ada dalam pikiran hari ini. ~Aristoteles~

Meremas remas Duit

Pemirsa, menurut pemirsa, kalo selembar uang ada yang bernilai 50ribu, ada yang bernilai 100ribu, apa bedanya? Kenapa bisa mempunyai nilai 100ribu? Apakah karena bahannya? apakah karena warnanya? Apakah kalo warna merah itu berarti 100ribu? Gak kan?

Selembar uang bernilai karena nilai intrinsik di dalamnya. Baik uang lembar itu baru atau lama, tetaplah bernilai seperti itu. Baik uang itu masih halus mulus tanpa cacat, ataupun yang sudah usang berbau-bau, nilai intrinsiknya tetaplah seperti itu.

Adakah bedanya nilainya ketika uang 100ribu itu saya ambil, Terus saya sentuh, sentuh pelan-pelan, elus-elus… dan kemudian saya remas-remas, remas dan terus remas… Ehmmm… dari satu tangan, terus dua tangan saya meremas-remas..(Meremas Uang loch ya…bukan meremas yang lain loh, jangan berpikir yang gak-gak)

Nah, apakah uang itu tetap nilainya 100ribu? Tetap Donk…

Terus uang tadi saya remas-remas, saya jatuhkan di lantai, dan saya injak-injak dengan sepatu saya yang berdebu… Kemudian, uang tadi saya buka lagi.. Berapa nilainya?

Tetap 100 ribu juga bukan?

Nah, Pemirsa… Nilainya tetap 100ribu bukan walau sudah kondisi luarnya buruk.

Apa artinya Pemirsa dari cerita ini?

Pemirsa, mungkin di antara pemirsa saat ini lagi mengalami kondisi kurang baik, lagi jatuh mungkin, lagi dalam keadaan susah mungkin, lagi jadi orang susah mungkin, lagi dalam keadaan buntu mungkin, lagi sering diejek orang, dihina orang, direndahkan orang, dicaci orang, dibenci orang, saya gak tau apa dan bagaimana keadaan pemirsa. Atau mungkin ada pemirsa yang merasa dilahirkan dalam keadaan kurang baik, dibesarkan di lingkungan kumuh, di lingkungan desa tertinggal, atau mungkin sedang terperosok ke dalam kebangkrutan mungkin.. Saya gak tau..

Bagi yang sedang merasa susah, sedang merasa sedih, dalam kondisi susah… Itu hanyalah kondisi luar Pemirsa… HANYALAH Kondisi LUAR!! Nilai LUAR Diri Pemirsa… Namun, Saya Yakin, Nilai Dalam Diri Pemirsa, sama seperti orang-orang Sukses Lainnya, Karena Tuhan itu Adil, Tuhan itu Maha Kuasa, Ia memberikan Nilai Yang sama dalam diri tiap Insan ciptaannya. Ya, Nilai Intrinsik yang dibawa sejak Lahir. Nilai Sukses Sudah Tertanam Dalam Diri Anda Pemirsa Sejak Dilahirkan. Itu sudah ditanamkan sejak lahir, dianugerahi oleh Nya sejak lahir. Dan itu selalu bersama Pemirsa.

Nilai yang berharga, jauh lebih berharga dari berapapun Uang yang ada di Dunia ini, seberapa besar pun berlian yang ada, Nilai itu lebih dari semuanya, dan bisa menciptakan semuanya. Nilai itu ada di dalam dari Pemirsa. Ayo Pemirsa, Mari sama-sama syukuri nilai ini. Gali Nilai ini yang terpendam di dalam diri pemirsa. Bangkitkan dan Gelorakan Terus Nilai Ini, karena Pemirsa begitu Bernilai dalam Kehidupan Ini, bagi orang-orang yang Pemirsa cintai, bagi orang tua, bagi ayah ibu pemirsa, bagi pasangan, suami, isteri, anak-anak pemirsa. Dan juga bagi Sang Pencipta ini…

http://www.antonhuang.com/meremas-remas-duit/

0 komentar:

Posting Komentar