jOoLLyJoYboOm

semua bunga esok hari ada dalam benih hari ini. semua hasil esok ada dalam pikiran hari ini. ~Aristoteles~

Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan

kalo batu bisa dipecahin, masalah juga !!!

Kenapa batu? Kenapa ga kacang aja? Pertanyaan yang bagus! Saya milih batu soalnya masalah itu uda kaya batu aja.. mungkin batu yang masuk ke dalam kepala(baca: pikiran) anda, dan menghambat daya pikir anda, sampe-sampe anda ga bisa mikir secara rasional, lalu panik, stress, gila, bahkan berujung kematian karena hidup anda penuh dengan masalah. Mungkin ada yang bilang ini hal yang aneh, tapi inilah faktanya. banyak yang stress karena masalah mereka sendiri. Bahkan rela membayar dengan nyawa, karena ga kuat memikirkan masalah yang ada.

Nah, kalo batu kan dipecahinnya dibanting. Kalo masalah kan ga mungkin dipecahin dengan cara bantingan, apalagi bantingin diri dari lantai lima. SALAH BESAR!!

Sebenernya simple aja kalo kita mau mecahin masalah yang ada. Ga usah pake rumus kaya pelajaran fisika, ato ga usah ngapalin kaya pelajaran biologi. Cukup kita positive thinking aja. Kenapa positive thinking? Karena sebenarnya setiap masalah yang ada itu kita pikirin dengan negative thinking. Misalnya, kalo anda punya masalah dengan keuangan, uang jajan anda kurang dari biasanya. Mungkin kalo anda berpikir pake negative thingking mungkin bakal bilang gni,"Yah, duit jajan kurang, ga bsa jajan banyak dah". Tapi kalo kita menggunakan positive thinking kita bisa aja berpikiran kaya gni,"Duit kurang, berarti jangan jajan banyak-banyak, itung-itung diet, nurunin berat badan, hehe". Yaa itu tadi cuma contoh sederhana ajaaa, hehe. Positive thinking bisa diterapkan disegala permasalahan. Dari karir, keuangan, hingga percintaan, lho?? emang stetoskop, eh horoskop, hehe.

Sebagai tambahan, biar hidup terasa lebih ringan, biasakanlah selingi hari anda dengan senyuman. senyum itu bkin awet muda loo, hehe. Tapi jangan lagi sendirian trus anda senyum-senyum sendri juga, itu akan mempercepat anda dicap sebagai orang tidak waras, ato bahasa sedikit kasarnya "gila!!" hehe. .

Read More ..

Hikayat Seorang Kakek dan Seekor Ular

Pada zaman dahulu, tersebutlah ada seorang kakek yang cukup disegani. Ia dikenal takut kepada Allah, gandrung pada kebenaran, beribadah wajib setiap waktu, menjaga salat lima waktu dan selalu mengusahakan membaca Al-Qur’an pagi dan petang. Selain dikenal alim dan taat, ia juga terkenal berotot kuat dan berotak encer. Ia punya banyak hal yang menyebabkannya tetap mampu menjaga potensi itu.


Suatu hari, ia sedang duduk di tempat kerjanya sembari menghisap rokok dengan nikmatnya (sesuai kebiasaan masa itu). Tangan kanannya memegang tasbih yang senantiasa berputar setiap waktu di tangannya. Tiba-tiba seekor ular besar menghampirinya dengan tergopoh-gopoh. Rupanya, ular itu sedang mencoba menghindar dari kejaran seorang laki-laki yang (kemudian datang menyusulnya) membawa tongkat.

“Kek,” panggil ular itu benar-benar memelas, “kakek kan terkenal suka menolong. Tolonglah saya, selamatkanlah saya agar tidak dibunuh oleh laki-laki yang sedang mengejar saya itu. Ia pasti membunuh saya begitu berhasil menangkap saya. Tentunya, kamu baik sekali jika mau membuka mulut lebar-lebar supaya saya dapat bersembunyi di dalamnya. Demi Allah dan demi ayah kakek, saya mohon, kabulkanlah permintaan saya ini.”

“Ulangi sumpahmu sekali lagi,” pinta si kakek. “Takutnya, setelah mulutku kubuka, kamu masuk ke dalamnya dan selamat, budi baikku kamu balas dengan keculasan. Setelah selamat, jangan-jangan kamu malah mencelakai saya.”

Ular mengucapkan sumpah atas nama Allah bahwa ia takkan melakukan itu sekali lagi. Usai ular mengucapkan sumpahnya, kakek pun membuka mulutnya sekira-kira dapat untuk ular itu masuk.

Sejurus kemudian, datanglah seorang pria dengan tongkat di tangan. Ia menanyakan keberadaan ular yang hendak dibunuhnya itu. Kakek mengaku bahwa ia tak melihat ular yang ditanyakannya dan tak tahu di mana ular itu berada. Tak berhasil menemukan apa yang dicarinya, pria itu pun pergi.

Setelah pria itu berada agak jauh, kakek lalu berbicara kepada ular: “Kini, kamu aman. Keluarlah dari mulutku, agar aku dapat pergi sekarang.”

Ular itu hanya menyembulkan kepalanya sedikit, lalu berujar: “Hmm, kamu mengira sudah mengenal lingkunganmu dengan baik, bisa membedakan mana orang jahat dan mana orang baik, mana yang berbahaya bagimu dan mana yang berguna. Padahal, kamu tak tahu apa-apa. Kamu bahkan tak bisa membedakan antara makhluk hidup dan benda mati.”

“Buktinya kamu biarkan saja musuhmu masuk ke mulutmu, padahal semua orang tahu bahwa ia ingin membunuhmu setiap ada kesempatan. Sekarang kuberi kamu dua pilihan, terserah kamu memilih yang mana; mau kumakan hatimu atau kumakan jantungmu? Kedua-duanya sama-sama membuatmu sekarat.” Kontan ular itu mengancam.


“La haula wa la quwwata illa billahi al`aliyyi al-`azhim [tiada daya dan kekuatan kecuali bersama Allah yang Maha Tinggi dan Agung] (ungkapan geram), bukankah aku telah menyelamatkanmu, tetapi sekarang aku pula yang hendak kamu bunuh? Terserah kepada Allah Yang Esa sajalah. Dia cukup bagiku, sebagai penolong terbaik.” Sejurus kemudian kakek itu tampak terpaku, shok dengan kejadian yang tak pernah ia duga sebelumnya, perbuatan baiknya berbuah penyesalan.

Kakek itu akhirnya kembali bersuara, “Sebejat apapun kamu, tentu kamu belum lupa pada sambutanku yang bersahabat. Sebelum kamu benar-benar membunuhku, izinkan aku pergi ke suatu tempat yang lapang. Di sana ada sebatang pohon tempatku biasa berteduh. Aku ingin mati di sana supaya jauh dari keluargaku.”

Ular mengabulkan permintaannya. Namun, di dalam hatinya, orang tua itu berharap, “Oh, andai Tuhan mengirim orang pandai yang dapat mengeluarkan ular jahat ini dan menyelamatkanku.”

Setelah sampai dan bernaung di bawah pohon yang dituju, ia berujar pada sang ular: “Sekarang, silakan lakukanlah keinginanmu. Laksanakanlah rencanamu. Bunuhlah aku seperti yang kamu inginkan.”

Tiba-tiba ia mendengar sebuah suara yang mengalun merdu tertuju padanya:
“Wahai Kakek yang baik budi, penyantun dan pemurah. Wahai orang yang baik rekam jejaknya, ketulusan dan niat hatimu yang suci telah menyebabkan musuhmu dapat masuk ke dalam tubuhmu, sedangkan kamu tak punya cara untuk mengeluarkannya kembali. Cobalah engkau pandang pohon ini. Ambil daunnnya beberapa lembar lalu makan. Moga Allah sentiasa membantumu.”

Anjuran itu kemudian ia amalkan dengan baik sehingga ketika keluar dari mulutnya ular itu telah menjadi bangkai. Maka bebas dan selamatlah kakek itu dari bahaya musuh yang mengancam hidupnya. Kakek itu girang bukan main sehingga berujar, “Suara siapakah yang tadi saya dengar sehingga saya dapat selamat?”


Suara itu menyahut bahwa dia adalah seorang penolong bagi setiap pelaku kebajikan dan berhati mulia. Suara itu berujar, “Saya tahu kamu dizalimi, maka atas izin Zat Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri (Allah) saya datang menyelamatkanmu.”

Kakek bersujud seketika, tanda syukurnya kepada Tuhan yang telah memberi pertolongan dengan mengirimkan seorang juru penyelamat untuknya.”

Read More ..

Rusaknya cikapundung

BANDUNG: Seiring pertumbuhan ekonomi yang begitu pesat di Kota Bandung, terlihat dengan banyaknya pembangunan gedung, baik gedung pemerintahan, swasta, hotel, mall ataupun industri. Maka tidak heran kalau Kota bandung termasuk salah satu Kota Metropolitan yang ada di Indonesia.

Namun seiring berjalannya pertumbuhan ekonomi, kerap kali mengikis keberadaan lingkungan yang semakin menghawatirkan. Dengan perluasan areal pembangunan, merambah hutan yang dulunya sebagai lahan penghijauan menjadi areal pemukiman perkotaan. Belum lagi keberadaan industri dengan polusi dan pencemarannya. Hal ini akan berdampak kepada rusaknya ekosistim dan lingkungan.

Keadaan lingkungan serta ekosisitim yang semakin menghawatirkan akibat dampak dari pembangunan, juga terjadi dengan Sungai Cikapundung Kota Bandung. Sungai yang dulunya menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat lokal, akan tetapi keberadaan sungai Cikapundung tidak lagi sebening air Cikapundung dahulu. Tidak lebar seperti sekarang, tidak banyaknya limbah dari pabrik-pabrik industri serta banyaknya sampah yang terlihat.

Keadaan sungai Cikapundung yang saat ini sudah menghawatirkan, juga dirasakan oleh Yayah warga Ganok yang tinggal di daerah sungai tersebut.

"Dahulu sungai Cikapundung airnya bening, tidak lebar dan dalam, tetapi saat ini sungai Cikapundung menjadi lebar, dangkal dan banyak sampah,"ujar Yayah.

Selain itu, bila musim hujan tiba sungai Cikapundung kerap kali terjadi banjir. Akibat banyak sampah dan rusaknya lingkungan yang terjadi pada sungai,"imbuhnya.

Yayah juga menambahkan, saya sebagai warga kota Bandung yang tinggal di daerah sungai berharap. Agar Pemerintah Daerah (Pemda) Bandung lebih memperhatikan keberadaan sungai Cikapundung yang saat ini kondisinya sudah menghawatirkan.


Read More ..

Global Warming

"Panas banget ya hari ini!” Seringkah Anda mendengar pernyataan tersebut terlontar dari orang-orang di sekitar Anda ataupun dari diri Anda sendiri? Anda tidak salah, data-data yang ada memang menunjukkan planet bumi terus mengalami peningkatan suhu yang mengkhawatirkan dari tahun ke tahun. Selain makin panasnya cuaca di sekitar kita, Anda tentu juga menyadari makin banyaknya bencana alam dan fenomena-fenomena alam yang cenderung semakin tidak terkendali belakangan ini. Mulai dari banjir, puting beliung, semburan gas, hingga curah hujan yang tidak menentu dari tahun ke tahun. Sadarilah bahwa semua ini adalah tanda-tanda alam yang menunjukkan bahwa planet kita tercinta ini sedang mengalami proses kerusakan yang menuju pada kehancuran! Hal ini terkait langsung dengan isu global yang belakangan ini makin marak dibicarakan oleh masyarakat dunia yaitu Global Warming (Pemanasan Global). Apakah pemanasan global itu? Secara singkat pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata permukaan bumi. Pertanyaannya adalah: mengapa suhu permukaan bumi bisa meningkat?

Penelitian yang telah dilakukan para ahli selama beberapa dekade terakhir ini menunjukkan bahwa ternyata makin panasnya planet bumi terkait langsung dengan gas-gas rumah kaca yang dihasilkan oleh aktifitas manusia. Khusus untuk mengawasi sebab dan dampak yang dihasilkan oleh pemanasan global, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) membentuk sebuah kelompok peneliti yang disebut dengan International Panel on Climate Change (IPCC). Setiap beberapa tahun sekali, ribuan ahli dan peneliti-peneliti terbaik dunia yang tergabung dalam IPCC mengadakan pertemuan untuk mendiskusikan penemuan-penemuan terbaru yang berhubungan dengan pemanasan global, dan membuat kesimpulan dari laporan dan penemuan- penemuan baru yang berhasil dikumpulkan, kemudian membuat persetujuan untuk solusi dari masalah tersebut . Salah satu hal pertama yang mereka temukan adalah bahwa beberapa jenis gas rumah kaca bertanggung jawab langsung terhadap pemanasan yang kita alami, dan manusialah kontributor terbesar dari terciptanya gas-gas rumah kaca tersebut. Kebanyakan dari gas rumah kaca ini dihasilkan oleh peternakan, pembakaran bahan bakar fosil pada kendaraan bermotor, pabrik-pabrik modern, peternakan, serta pembangkit tenaga listrik.

Nb : So kita sebagai penerus bangsa dan penduduk bumi yang masih lama tinggal di bumi (amin) harus senantiasa menjaga dan merawat bumi ini dengan tulus. Jangan asal menjaga dan merawat itu si namanaya ga ikhlas alias kepaksa. Ayolah kita sekarang udah gede jadi harus ngerti sama masalah kaya gini. Caranya gampang ko Cuma dengan ngurangin penggunaan kendaraan bermotor (pake sepeda kali-kali). Dengan perubahan sidikit ini ajah kamu udah berjasa banget buat bumi tercinta kita. Ayo mulai dari sekarang !!! ^o^

Read More ..

9 Alasan Anda Adalah Kaya

“Kekayaan adalah kemampuan untuk merasakan dengan sungguh-sungguh kehidupan yang kita jalani.”

Coba anda renungkan daftar dibawah ini, 9 alasan yang menunjukkan bahwa anda sebetulnya adalah kaya :

1. Anda tidak dalam perut kosong ketika tidur tadi malam. Tahukah anda 50%* orang di muka bumi ini masih menderita kekurangan gizi.

2. Anda masih tidur di dalam rumah, bukan di alam terbuka. Tahukah anda 80%* orang di muka bumi ini masih tinggal di rumah yang tidak memenuhi standar.

3. Anda masih mempunyai pilihan untuk menggunakan pakaian apa yang akan anda pakai hari ini. Masih banyak orang-orang di muka bumi ini, kita seringkali menyebutnya sebagai tuna wisma, hidup di alam terbuka dan hanya memiliki sepasang atau paling banyak 2 pasang baju dan celana yang sudah lusuh untuk dipakai.

4. Anda masih memiliki cukup uang di dompet anda. Dahulu saya cukup sering mengalami kejadian seperti ini. Ketika saya menginginkan sesuatu, namun uang di dompet saya tidak mencukupi bahkan pernah beberapa kali kosong. Saya kesal sekali waktu itu. Namun akhirnya saya menyadari bahwa saya ternyata masih beruntung.Kalau kita lihat kembali lingkungan di sekitar kita, masih banyak orang-orang yang isi di dompetnya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hari ini saja, sementara untuk keesokan hari mereka belum tahu akan mendapatkannya dari mana.

5. Anda tidak hidup dalam ketakutan. Anda dapat membayangkan orang-orang yang hidupnya di tengah peperangan. Setiap hari mereka berpikir apakah mereka masih bisa menikmati hari esok atau tidak.

6. Anda masih bisa mandi dan minum dari air yang bersih.Anda mungkin pernah melihat orang-orang yang mandi dan mencuci pakaian di pinggiran sungai yang sudah tidak jernih lagi, penuh dengan limbah. Mungkin anda juga pernah membaca sebuah berita di daerah pedalaman, orang-orang untuk mendapatkan air bersih harus berjalan sampai berkilo-kilo jauhnya.

7. Anda masih bisa pergi ke dokter ketika anda sakit. Tahukah anda 1%* orang di muka bumi ini sedang dalam keadaan sekarat / hampir meninggal.

8. Anda masih bisa berakses ke internet. Tahukah anda kurang dari 1%* orang di muka bumi ini yang memiliki komputer.

9. Anda bisa membaca. Tahukah anda 70%* orang di muka bumi ini belum dapat membaca.Yang pasti, inti dari semuanya ini adalah anda bisa bersyukur dengan semua hal yang anda miliki dan dapatkan. Anda memiliki kehidupan yang jauh lebih baik dibandingkan dengan orang lain.

Read More ..

Kembalikan tanganku ayah,,,

by Dian Puspita Rahmawati on Saturday, June 18, 2011 at 10:12pm

Sepasang suami isteri – seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur. Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.

Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan mobil1. tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya… karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.

Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu rumah.

Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, “Kerjaan siapa ini !!!” …. Pembantu rumah yang tersentak engan jeritan itu berlari keluar. Dia juga beristighfar. Mukanya merah adam ketakutan lebih-lebih melihat wajah bengis tuannya. Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan ‘ Saya tidak tahu..tuan.” “Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan?” hardik si isteri lagi.

Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata “Dita yg membuat gambar itu ayahhh.. cantik …kan!” katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa.. Si ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali-kali ke telapak tangan anaknya . Si anak yang tak mengerti apa apa menagis kesakitan, pedih sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya.

Sedangkan Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan. Pembantu rumah terbengong, tidak tahu harus berbuat apa… Si ayah cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya. Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah tersebut menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar.

Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka-luka dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiramnya dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga menjerit-jerit menahan pedih saat luka-lukanya itu terkena air. Lalu si pembantu rumah menidurkan anak kecil itu. Si ayah sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah. Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya. “Oleskan obat saja!” jawab bapak si anak.

Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si ayah konon mau memberi pelajaran pada anaknya. Tiga hari berlalu, si ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu, meski setiap hari bertanya kepada pembantu rumah. “Dita demam, Bu”…jawab pembantunya ringkas. “Kasih minum panadol aja ,” jawab si ibu. Sebelum si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dilihat anaknya Dita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya.

Masuk hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Dita terlalu panas. “Sore nanti kita bawa ke klinik.. Pukul 5.00 sudah siap” kata majikannya itu. Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke rumah sakit karena keadaannya sangat serius. Setelah beberapa hari di rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu. “Tidak ada pilihan..” kata dokter tersebut yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu diamputasi karena sakitnya sudah terlalu parah dan infeksi akut…”Ini sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya maka kedua telapak tangannya harus diamputasi” kata dokter itu. Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yg dapat dikatakan lagi.

Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si ayah bergetar tangannya menandatangani surat persetujuan pembedahan. Keluar dari ruang bedah, selepas obat bius yang disuntikkan habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga keheranan melihat kedua tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata. “Ayah.. ibu… Dita tidak akan melakukannya lagi…. Dita tak mau lagi ayah pukul. Dita tak mau jahat lagi… Dita sayang ayah..sayang ibu.”, katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal menahan rasa sedihnya. “Dita juga sayang Mbok Narti..” katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuat wanita itu meraung histeris.

“Ayah.. kembalikan tangan Dita. Untuk apa diambil.. Dita janji tidak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Dita mau makan nanti ?… Bagaimana Dita mau bermain nanti ?… Dita janji tidak akan mencoret-coret mobil lagi, ” katanya berulang-ulang. Serasa hancur hati si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung-raung dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya. Nasi sudah jadi bubur. Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong meski sudah minta maaf…Tahun demi tahun kedua orang tua tersebut menahan kepedihan dan kehancuran bathin sampai suatu saat Sang Ayah tak kuat lagi menahan kepedihannya dan wafat diiringi tangis penyesalannya yg tak bertepi…, Namun…., si Anak dengan segala keterbatasan dan kekurangannya tersebut tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu merindukan ayahnya..

Sumber : Buku Setengah isi Setengah Kosong

Read More ..

CINTA itu seperti SKRIPSI

CINTA itu seperti SKRIPSI

bikin pusing, bikin bingung, bikin cenat cenut, bikin stress

terlihat mengerikan, tapi mau ga mau HARUS DIHADAPI



CINTA itu seperti SKRIPSI

berawal dari sebuah 'LATAR BELAKANG', didukung oleh 'TEORI' yg relevan

diuji oleh beberapa 'METODE', menghasilkan sebuah 'KESIMPULAN'



CINTA itu seperti SKRIPSI

terdiri dari KAMU sebagai variabel independen X

AKU sebagai variabel dependen Y

dan seberapa besar pengaruh KAMU terhadap AKU



CINTA itu seperti SKRIPSI

terdiri dari POPULASI semua lelaki yang ada di dunia ini

tapi cuma kamu yang aku ambil sebagai SAMPEL nya



CINTA itu seperti SKRIPSI

tidak semudah itu menjelaskannya dengan analisis DESKRIPTIF

dan tak semudah itu mengetahui hubungan kausalnya dengan

PATH ANALYSIS



CINTA itu seperti SKRIPSI

JARAK sejauh Bandung - Cirebon pun akan aku hadapi

harus bolak balik pun tidak masalah, demi kamu



CINTA itu seperti SKRIPSI

kesalahan yang ada harus dikoreksi dan DIREVISI lagi dan lagi

biar kita mendapatkan hasil akhir yang 'sempurna'



CINTA itu seperti SKRIPSI

suatu saat akan DIUJI dan dimintai 'PERTANGGUNGJAWABAN' nya



CINTA itu seperti SKRIPSI

penuh pengorbanan, menyita waktu, tenaga, materi, dan airmata

tapi klo udah dilewatin, berhasil LULUS 'pengujian' nya

akan ada rasa PUAS dan BAHAGIA yang setimpal



CINTA itu seperti SKRIPSI

bikin saya mabuk kepayang, pusing, stress

agak sedikit gila, dan ga jelas seperti sekarang



CINTA itu seperti SKRIPSI

saya merasakan dan mengalami keduanya pada waktu yang bersamaan

itulah alasan kenapa saya menulis semua ini..

Read More ..

isi Hati Lelaki . .

Inilah isi Hati Lelaki . .

by Rhizzaldy Savviour on Wednesday, July 13, 2011 at 9:11am

Aku tau, kamu sebenarnya menghargai usaha yang aku lakukan. dan yang kamu harus tau, aku slalu brsungguh-sungguh untuk orang yang aku sayangi! hanya saja aku butuh kamu tersenyum ketika aku merasa lelah, hampir putus asa, dan sungguh aku akan kembali mngerjakan itu untuk kamu. Semua! hanya karena kamu.

Dan ya! Aku pun tau. bahwa ketika kamu hanya diam dan memperlihatkan bahwa kamu bosan, kau ingin aku tetap sabar. tapi aku tidak mau terlihat tidak bisa mengerti kamu dengan mengajukan pertanyaan "jadi maunya gimana?". aku akan diam sesaat, dan berpikir apa yang bisa membuat senyummu kembali lagi? karena senyummu yang menghidupkan aku. Sungguh! Semua hanya karena kamu.

Sebenarnya aku pun tau. bahwa kmu senang jika aku menulis kata-kata romantis seperti d Film2 Korea yang kamu tonton. kamu berangan-angan bahwa hal yang terjadi di film itu bsa terjadi dalam kehidupan kamu? (ya kan?). tapi justru krena kamu sering mengangan-angankan hal itu, aku tidak melakukan itu untuk kamu, aku berpikir keras, memutar otak menyiapkan kejutan yang bahkan tidak terpikir di angan2 kamu, untuk melihat kamu tersenyum. Sungguh! Semua hanya karena kamu.

Aku pun tau, kamu menerima aku di samping kamu bukan semata2 aku tampan. ketika kamu mengidolakan seseorang yang tampan maka aku akan memasang tampang tidak peduli, dan mencoba mengalihkan pembicaraan, bukan aku tidak peduli, sebenarnya aku cukup muak dengan cara kamu menyanjung lelaki yang bahkan mengenal kamu saja tidak, tapi aku harus menjadi pemimpin yang baik untuk kamu. dan menjadikan aku bersikap lebih bijaksana di depan kamu. Sungguh! Semua itu hanya karena kamu.

Aku cukup mengerti bahwa kamu menghargai setiap usaha yang aku lakukan untuk membantu kamu mengerjakan tugas kmu, ketika kmu mengatakan dalam kesulitan, sungguh aku akan berusaha sebisa aku untuk membantu kamu. dan ketika aku datang ke rumah kamu dengan makanan, tanpa tugas yang kamu butuhkan, artinya aku tidak mendapatkan apa yang kamu cari dan yang ada dipikiran aku saat itu hanyalah bahwa usaha terakhir yang dapat aku lakukan hanya menemani kamu! hingga tugas itu selesai, meyakinkan bahwa kamu tidak lupa untuk mengisi perut kamu, aku sungguh khawatir pada kesehatan kamu. Sungguh! Semua itu hanya karena kamu.

Aku pun tau kamu menilai aku buruk ketika tau aku merokok, minum-minuman keras, dan selalu dekat dengan teman2 wanitaku. Dan ketika itu juga aku brusaha menghilangkan kebiasaan aku. ketika aku tidak berhasil, maka aku akan berusaha menguranginya. menghilangkan kebiasaan itu sedikit demi sedikit. namun ketika tidak berhasil juga maka aku tidak akan tetap begitu di depan kamu. Namun, ketika kamu trus menekan aku, maka dengan sangat terpaksa aku akan brbohong padamu, walaupun aku tau hal itu salah, namun itu aku lakukan hanya untuk membuat kmu nyaman di samping aku. Sungguh! Semua itu hanya karena kamu.

Aku tau, kamu kesal ketika aku mengacuhkan kamu hanya untuk bertemu teman2 aku. tapi ketika itu, ketika ada sedikit waktu, aku mencari handphone aku dan menanyakan kabar kmu, krena aku ingin mengetahui kabar kamu. dan taukah kamu? selagi aku bertemu mereka, aku membicarakan pasangan masing-masing, membanggakan bahwa aku memiliki pasangan terbaik di dunia! atau membicarakan masalah-masalah yang timbul pada hubungan aku, dan masing-masing akan memberikan sarannya untuk menyelesaikan masalah kita, itu aku lakukan hanya karena aku ingin mendengarkan pendapat orang yang dekat dengan aku mengenai keputusan yang akan aku buat. kadang memang aku mematikan handphone aku, namun ketika aku mengetahui kamu menelpon atau membaca SMS dari kamu, maka aku berlari ke pojok mnelpon kamu. tidak peduli teman2 aku bersorak-sorak menggoda aku. Sungguh! Semua itu hanya karena kamu.

Aku pun sadar, aku bukan bayi yang harus kamu ingatkan untuk sembahyang, atau makan. kadang aku akan bersikap tak peduli. namun ketika aku membaca SMS kmu atau mendengarkan suara kamu ketika mengingatkan aku untuk makan, maka pada saat itu aku pasti tersenyum dan berterima kasih (walaupun tidak aku ucapkan), dan ketika aku membalas dengan kata-kata "iya, kamu juga ya syg", maka aku benar2 tulus mengatakannya. Sungguh! Semua itu hanya karena kamu.

Ketika aku acuh padamu, maka pada saat yang sama aku sedang menyiapkan kejutan untukmu. dan ketika aku memberikan barang milik aku padamu, waktu mengantarkannya hingga dpn rumah dan langsung pamit padamu, maka kamu harus tau bahwa barang itu adalah barang yang berharga untuk aku (walaupun barang itu terlihat biasa untuk kamu) tolong tersenyumlah untuk aku, karena senyum itu yang menghidupkan hidup aku. Sungguh! Semua itu hanya karena kamu.

Dan ketika kamu sedih, aku akan melakukan hal-hal konyol, melontarkan lelucon-lelucon yang mungkin tidak lucu. aku tidak brmaksud memperkeruh suasana, aku ingin melihat kamu kembali tersenyum, hanya itu. Dan ketika kamu melihat aku dengan pandangan tidak suka, maka ketika itu aku sungguh merasa bersalah. Jalan terakhir yang akan aku lakukan adalah meminta maaf. Berharap itu dapat sedikit mengurangi beban kamu. Sungguh! Semua itu hanya karena kamu.

Sjujurnya aku tidak menyukai wanita yang aku sayangi menangis. sungguh itu membuat aku bingung setengah mati! maka tolong jangan salahkan aku, ketika aku meminta kmu berhenti menangis. namun aku pasti akan mendengarkan apa yang kamu ucapkan dalam tangis kamu, dan percayalah, aku akan tetap disampingmu mskipun kamu menangis hingga tertidur di depanku. maka, aku akan membawa kamu masuk k rumah dan pamit pulang pada Ayah Ibu kamu (meskipun mereka galak, dan tidak terlalu menyukai kehadiran aku). dan tunggulah, maka aku akan menelepon kamu keesokan harinya untuk menanyakan kabar kamu. atau datang ke rumah membawakan coklat untuk melihat senyum kamu lagi. Sungguh! Itu hanya karena kamu.

Bagi aku, kamu tetap yang tercantik! ketika aku tersipu melihat perbedaan badan kamu yang terlihat lebih lebar, maka dalam hati aku tertawa. namun yang keluar dari mulut aku hanya senyuman. aku akn berkata, "Tidak, hanya sdikit". bukan aku membohongi kamu, tapi karena di mata aku kamu tetap paling indah!! karena aku sebenarnya tidak mencari malaikat yang tanpa cela, atau bidadari yang paling cantik sedunia, aku mempunyai peri kecil yang selalu ada di samping aku. ya! itu adalah kamu. Mengertilah. Sungguh! Itu hanya karena kamu.

Ketika kmu berkata baik2 saja, maka aku akn trsenyum dan berkata, "ok, kalo ada apa2 bilang ya syg". karena aku tidak ingin memaksa kamu mengatakan sesuatu yang tidak ingin kamu katakan pada aku, dan tanpa kamu minta, aku akan bertanya pada sahabat kamu apakah kamu benar2 baik2 saja. jika sahabat kamu tidak mau menceritakannya maka aku tidak akan mencari tau lagi. karena aku berharap kamu cukup mempercayai aku untuk menceritakan semuanya. bukan karena aku memaksa kamu. Sungguh! Itu semua hanya karena kamu.

Dan ketika kamu membutuhkan aku, yakinlah bahwa aku akn slalu ada untuk kmu. ketika kmu mengatakan "Tidak usah" pun, aku akan selalu ada d samping kamu. krna kmu adalah orang yang aku sayangi, percayalah! Sungguh! Semua ini hanya karena kmu.

Aku pun tersenyum bahagia, ketika kamu menulis sesuatu pada sesobek kertas kecil untukku (kira2 isinya begini), "aku sangat2 snang bisa ktmu kmu! aku bakal tmbah snang klo tiap hari bs ktemu kmu, liat wajah kmu, tau keadaan kmu. slalu kmu tau, aku sgt syg kmu. aku mohon, jangan tinggalin aku untuk orang lain. kecuali takdir! aku ga bisa nawar takdir itu, tapi aku harap takdir itu indah. d saat impian jadi kenyataan, mnjalani kasih berdua, bahagia dan getirnya kehidupan, bersama akan aku laluin asal slalu brsma kamu. kamu harus tau, tjuan hdup aku hanya ingin jadi milik kamu seutuhnya! inget itu. AKU SAYANG KAMU!"

Read More ..